Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2022

Tragedi Perjuangan Arek Arek Surabaya

  Sejarah pertempuran Surabaya melawan Inggris mencapai puncaknya tanggal 10 November 1945. Latar belakang pertempuran Surabaya adalah pengibaran bendera Belanda di Hotel Yamato pada tanggal 18 September 1945. Dikutip dari tirto.id bahwa Pertempuran Surabaya adalah perang pertama bangsa Indonesia setelah proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Sejarah pertempuran Surabaya kemudian diperingati sebagai Hari Pahlawan. Tanggal 31 Agustus 1945 atau kurang lebih setengah bulan setelah proklamasi kemerdekaan, pemerintah menyerukan bahwa mulai 1 September 1945, bendera merah putih dikibarkan di seluruh wilayah Indonesia. Dikutip dari Sejarah Nasional Indonesia VI (1984) karya Marwati Djoened Poesponegoro dan Nugroho Notosusanto, para pemuda dan pejuang di Surabaya menurunkan dan merobek warna biru dalam triwarna bendera Belanda yang dikibarkan di Hotel Yamato 19 September 1945. Bendera tersebut kemudian dinaikkan kembali dengan menyisakan warna merah dan putih yang merupakan warna ben...

Review Film Aku Cinta Kamu

  Aku Cinta Kamu  diawali dengan segmen pertama berjudul  Firasatku  yang dibintangi dan diarahkan oleh Acha Septriasa. Kisahnya bercerita mengenai pasangan Sita dan Randu yang sedang mempersiapkan pesta pernikahan mereka. Layaknya kebanyakan calon mempelai wanita di dunia, Sita menginginkan momen bersejarah dalam hidupnya tersebut berjalan lancar dan sempurna. Berbeda dengan Sita, layaknya kebanyakan calon mempelai pria di dunia, Randu justru lebih memilih untuk meneruskan kegiatan hariannya dan menyerahkan masalah pesta pernikahan tersebut sepenuhnya ke tangan Sita. Perbedaan sudut pandang ini awalnya hanya menjadi friksi kecil dalam hubungan keduanya. Namun, secara perlahan, ketidakpedulian Randu terhadap pesta pernikahannya memberikan firasat buruk pada Sita. Sebuah firasat yang kemudian terus menajam setelah Sita memergoki calon suaminya sedang berduaan dengan teman lamanya, Rani. Segmen kedua,  Cinta Itu Adalah , yang diarahkan oleh Fajar Nugros  berk...

Review Film Habibie dan Ainun 3

  Ainun sangat bercita-cita ingin menjadi seorang dokter karena ia ingin sekali bisa membantu banyak orang yang sedang sakit seperti sang ibu. Namun, pada saat itu, banyak yang meragukan kemampuan Ainun sebab ia seorang perempuan. Pada tahun 60-an, tak banyak perempuan yang bisa menjadi dokter. Bahkan dosennya sendiri, Husodo meragukannya juga. Namun Ainun tak menyerah. Di sisi lain, di masa kuliah Ainun, ia bertemu dengan cinta pertamanya Ahmad. Ahmad yang pintar, kritis, dan romantis, membuat Ainun luluh. Kehadiran Ahmad sejenak membuat Ainun lupa dengan Rudi Habibie yang sempat mencuri perhatiannya saat SMA dulu. Namun Ainun dan Rudi bagai angin lalu sebab Rudi sedang menimba ilmu jauh di Eropa. Terlepas dari segi teknik yang sangat mumpuni, film Habibie & Ainun 3 cukup menarik perhatian karena mengangkat kisah Ainun yang selama ini tak banyak diketahui orang. Mulai dari saat Ainun harus sembunyi dari tentara Jepang, Ainun membantu ibunya melahirkan, hingga kisah cintanya be...

Review Film Rudy Habibie

  Film berdurasi 124 menit ini berfokus pada kisah BJ Habibie saat masih menempuh pendidikan di Aachen, Jerman. Sejak kecil, Habibie dikisahkan sudah tertarik dengan dunia penerbangan. Habibie pun selalu teringat pesan sang ayah sebelum meninggal dunia agar ia bisa menjadi orang yang bermanfaat bagi orang-orang di sekitarnya d i Jerman, Habibie bergaul dengan para mahasiswa dan mahasiswi lainnya yang juga berasal dari Indonesia. Mereka adalah Liem Keng Kie, Peter, Poltak, dan Ayu. Mereka sama-sama berjuang untuk lolos ujian masuk kampus RWTH. Habibie dikenal sebagai sosok yang jenius. Namun ia juga sering diremehkan oleh para senior-senior yang merupakan mantan Laskar Pelajar. Habibie dan teman-temannya berhasil lolos dan menjadi mahasiswa RWTH. Selain kesibukan akademis, mereka juga disibukkan dengan kegiatan organisasi di Perhimpunan Pelajar Indonesia atau PPI. Mulanya, Habibie tak tertarik pada PPI. Namun ia kemudian ikut bergabung dan menjadi ketua PPI cabang Aachen. Habibie me...

Tragedi Bandung Lautan Api

  Peristiwa Bandung Lautan Api terjadi tanggal 23 Maret 1946. Salah satu titik penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia ini ditandai dengan pengosongan dan pembakaran Bandung oleh rakyat dan tentara agar tidak dijadikan markas pasukan Sekutu dan NICA Belanda. Aksi bumi hangus di Bandung dipandang sebagai taktik yang dirasa paling ideal dalam situasi saat itu karena kekuatan pasukan Republik Indonesia tidak sebanding dengan kekuatan Sekutu dan NICA. Bandung Lautan Api menjadi salah satu peristiwa paling heroik dalam sejarah mempertahankan kemerdekaan Indonesia dan diabadikan dalam berbagai bentuk karya seni, seperti lagu atau film. Latar Belakang dan Penyebab Djoened Poesponegoro dan kawan-kawan dalam  Sejarah Nasional Indonesia VI 2008 menuliskan bahwa peristiwa Bandung Lautan Api diawali dengan datangnya pasukan Sekutu/Inggris pada 12 Oktober 1945. Beberapa pekan setelah Proklamasi Kemerdekaan RI, pasukan Sekutu yang tergabung dalam AFNEI Allied Forces Netherlands East Ind...

Catatan Rahasia Dokter Pribadi Hitler

 Adolf Hitler  seorang pemimpin yang kontroversial Jerman terlahir di Branau, Austria pada tanggal 20 april 1889. Menjadi salah satu tokoh penting dalam sejarah perang dunia, kehebatanya pun tak diragukan ia membangun Jerman dikala Jerman porak-poranda akibat kekalahan pada perang dunia 1. Banyak orang tahu akan kehebatan sang diktaktor namun mungkin sedikit yang mengetahui tentang pribadi, karakter dan kondisi kesehatan sang Fuhrer. Hitler adalah seorang Hipokondriak yaitu orang yang selalu merasa dirinya sakit, ia dikelilingi oleh beberapa dokter pribadinya diantaranya dr. Grawitz, prof Bergmann dan Theo Morell. Buku berjudul “ Catatan Rahasia Dokter Pribadi Hitler” berisi tentang catatan pribadi Theo Morell tentang kondisi kesehatan Hitler waktu demi waktu serta catatan tentang penangannya. Buku ini merupakan rekam jejak dalam prespektif medis-psikologis seorang Adolf Hitler, hari demi hari kesehatanya dipantau oleh Theo Morell menjadikanya seorang yang berketergantungan de...

Hafalan Shalat Delisa

 Novel ini berkisah tentang  seorang anak berusia enam tahun bernama Delisa, yang tinggal bersama Umi Salama dan ketiga saudara perempuannya, saudara kembaran dari murid kelas 1 Madrasah Aria Kat Fatima dan Madrasah Tsanawiya. Kisah Aisha dan Cut Zafra . Negeri 1 Lhok Nga. Selama Abinya, Usman bekerja di sebuah perusahaan tanker  minyak internasional dan biasanya kembali untuk bertemu keluarganya setiap tiga bulan. Mereka tinggal bersama di sebuah komplek perumahan sederhana di  pantai Lhok Nga di Aceh. Keluarga itu sangat bahagia dan memiliki empat anak shalehah dengan kepribadian yang berbeda. Delisa  manja dan baik hati, Aisyah  egois, Fatimah pintar, Zahra pendiam dan membuat sedikit keseruan untuk keluarga.  Suatu hari, Umi dan Delisa pergi ke pasar untuk membeli rantai emas 2 gram di sebuah toko di koh acan sebagai hadiah latihan menghafal doa-doa yang Delisa berikan kepada Ibu Guru Nur. Abi pun memberikan Delisa hadiah berupa sepeda. ...

Kisah cinta Habibie Ainun

Ternyata, Habibi dan Ainun sudah saling kenal sejak kecil. Keduanya bersekolah di sekolah menengah yang sama, tetapi hanya Habibi yang berada di atas Ainun. Habibi dan Ainun dikenal sama-sama cerdas, sehingga sering dijodohkan. Dia sering bertemu dengan Ainun, tetapi Habibi muda itu jelas tidak tertarik pada wanita kelahiran Semarang. Bahkan, Habibi diolok-olok dengan menyebut Ainun "jelek dan gendut seperti gula jawa". Namun, Ainun tidak pernah marah dipanggil dengan nama itu. Setelah lulus SMA, Habibi melanjutkan pendidikannya di Institut Teknologi Bandung. Setelah itu, Habibi melanjutkan pendidikannya di Jerman kurang dari setahun. Selama hampir delapan tahun ia tidak kembali ke tanah air dan tentu saja tidak bertemu dengan Ainun. Sekembalinya ke Indonesia, Habibi terkejut melihat Ainun tumbuh besar dan terlihat sangat cantik. Habibi meleleh begitu melihatnya. Ia pun bercanda jika Ainun dipanggil gula merah karena kulitnya yang gelap, s...

Tragedi Trisakti 12-15 Mei 1998

  Peristiwa di Jakarta pada 12-15 Mei 1998 ini dikenal dengan kerusuhan Mei 1998. Tragedi mengerikan ini awalnya disebabkan oleh polisi yang membunuh empat mahasiswa Trisacti dengan peluru tajam saat demonstrasi menuntut pengunduran diri Suharto dari Cheong Wa Dae. Republik Indonesia menelan banyak korban jiwa Empat mahasiswa Trisakti ditembak mati pada 12 Mei 1998. Pada tanggal 12 Mei 1998, demonstrasi besar-besaran dilakukan oleh berbagai kelompok mahasiswa, termasuk mahasiswa Universitas Trisakti. Demonstrasi menuntut pengunduran diri Suharto, Presiden Republik Indonesia, dipicu oleh melemahnya perekonomian Indonesia sejak awal tahun 1998 akibat dampak krisis keuangan Asia sejak tahun 1997. Para siswa panik, lari, dan berhamburan ke segala arah. Sayangnya, pada pukul 8 malam, empat siswa ditembak mati dan satu ditemukan dalam bahaya. Pasukan keamanan menolak untuk menggunakan peluru tajam, tetapi otopsi menunjukkan bahwa kematian itu karena peluru...